oleh

Pemkab Bekasi Gelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak Tahun 2020

REPORTIKA.COM || Kabupaten Bekasi, Jawa Barat – Pemilihan Kepala Desa serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2020 di Kabupaten Bekasi. Diharapkan berjalan lancar dan aman dan damai. Tidak terjadi permasalahan kriminal maupun masalah hukum, sebelum atau sesudah pemilihan Kepala Desa dan tidak merusak tatanan yang sudah ada di Desa.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH dalam kata sambutannya dalam giat Deklarasi Damai pemilihan Kepala Desa yang dilaksanakan di gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat, Rabu (18/11).

H. Eka Supria Atmaja, SH yang pernah menjadi Kepala Desa di Desa Waluya Kecamatan Cikarang Pusat. Sebelum menjadi anggota DPRD Kab. Bekasi, Ketua DPRD, Wakil Bupati Bekasi dan sekarang menjadi Bupati Bekasi mengisahkan pengalamannya saat menjadi kontestan dalam Pemilihan kepala Desa Waluya.

“Saat terpilih, saya mendatangi kepala desa yang belum terpilih, untuk bersama-sama membangun Desa Waluya.” Ujar Pria yang biasa disapa Bang eka.

Ditengah masa pandemi Covid-19, diharapkan pemilihan kepala desa tidak menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19. Untuk itu dihimbau kepada calon kepala desa untuk tidak membuat kerumunan masa. Dan setelah terpilih tidak melakukan pawai kemenangan.

Kapolres Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, juga mengingatkan kepada kontestan pilkades untuk mematuhi protokol kesehatan. Dan mematuhi perundang-undangan yang berlaku.

“Kami sudah diminta oleh Presiden untuk bertindak tegas dalam menangani pelanggaran Protokol Kesehatan sesuai dengan UU Karantina dan Peraturan Bupati Bekasi.” Ujar Hendra Gunawan.

Menurut Hendra Gunawan, orang yang turut berkumpul dan orang yang memerintahkan berkumpul akan dikenakan sanksi. Untuk itu dirinya berharap, para kontestan pilkades patuh pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Jangan sampai tidak jadi dilantik karena melanggar perundang-undangan,” Lanjut Hendra Gunawan.

Senada dengan koleganya, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi, Letkol Kav Topan Tri Anggoro,B S. Mengingatkan kepada kontestan untuk tidak membuat berita negative bahkan hoax untuk memikat masyarakat memilihnya.

“Harus siap menang dan siap kalah,” Tegas Topan Tri Anggoro.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, RR Mahayu Dian Suryandari, SH. Turut mengingatkan Calon Kepala Desa untuk tidak melanggar peraturan dan perundangan yang berlaku.

Giat diakhiri dengan pembacaan Deklarasi Damai yang dibacakan oleh calon Kepala Desa dan diikuti oleh seluruh calon Kepala Desa. Serta penanda tanganan Deklarasi Damai oleh seluruh calon Kepala Desa dan Forkopimda serta Sekda Kabupaten Bekasi.

Red

Komentar

News Feed