oleh

Diduga Mangkir Dari Panggilan, Bupati Polman Di Buru KPK

REPORTIKA.COM || Polewali Mandar, Sulawesi barat – Bupati Polewali Mandar, H.Andi Ibrahim Masdar melakukan lawatan ke pulau Jawa dan Bali bersama Direktur PDAM Tirta Tipalayo Polewali Mandar dan diduga menghindari kejaran Tim KPK yang melakukan pemeriksaan anggota dan mantan anggota DPRD Polewali Mandar periode 2016 dan 2017 dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), baik masih aktif maupun telah purnahbakti.

Jumat kemarin (20/11-2020), bupati Polewali Mandar (Polman) rencananya akan diperiksa Tim KPK RI berkaitan pengesahan APBD Tahun Anggaran 2016 dan 2017, yang diduga adanya Grafitasi hingga menyeret puluhan anggota DPRD Polman periode 2014-2019, tetapi bupati Polman itu lebih memilih bersama Ditektur PDAM Tirta Tipalayo melihat langsung pengelolaan IPAL di Denpasar, Bali maupun pengelolaan air minum di Kianyar, Bali.

Kabag Pertokoler dan Komunikasi pimpinan pemkab Polman, Dr. Aco Musaddad, MA dalam kepada kru media menyampaikan, sesungguhnya Bupati Polman bukan mangkir dari Tim KPK tetapi melakukan prjalanan dinas keluar daerah untuk melihat secara dekat pengelolaan IPAL di Denpasar, Bali dan Pengelolaan air minum di Kianyar, Bali.

“Hari ini, Bupati dalam perjalanan menuju Polman”, beber Aco Musaddad.

Akibat bupati Polman, Ibrahim Masdar bersama Sekdanya masih diluar daerah, ketika Tim KPK RI datang melakukan pemeriksaan di Polman, sehingga KPK RI akan menjadwalkan ulang pemeriksaan, dan surat panggilan yang dilayangkan sebelumya tiba dibagian umum setda Polman dan bersifat rahasia, bahkan staf pemkab yang menerima surat terebut tidak berani membuka, apalagi membaca, kata Aco Musaddat.

Hari ini, yang periksa adalah mantan Kadis Pendapatan ( tahun 2016 dan 2017), H.Sukirman Saleh, S.H,MM (sekarang , Asisten II Bidang pembangunan setda) Pemkab Polman, mantan Kepala Balitbanreng, Drs.Kallang Marsuki ( purnabakti) dan mantan Kadis PUPR, Drs.H.Abd Rahman B, MM (purnabakti) dan Kabag Keuangan pemkab Polman dan pemeriksaan itu, Tim KPK minta dokumen perencanaan APBD tahun 2016 dan 2017,dan lokasi pemeriksaan Tim KPK tetap di Aula Rupatama Malolres Polman, kata Aco Musaddad.

Sebelumnya, Tim KPK juga menyambangi kantor Bupati Polman, bahkan menjemput Wakil Bupati Polman, HN.Natsir Rahmat di lantai II dan menggiring ke ruangan Asisten Adminitrasi umum setda Polman untuk memberi penjelasan kepada Tim penyidik KPK dan pemkab telah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan KPK, kata Wakil Bupati, HM.Natsir Rahmat.Bahkan di hari pertama dan kedua, anggota DPRD Polman yang di periksa juga telah menyerahkan berkas berupa rekening koran, SK pengesahan anggaran tahun 2016 dan 2017 semua Bank.”Semua dokumen dibutuhkan KPK, kita sudah disiapkan”, ujar mantan Sekda Polman itu.

Andira

Komentar

News Feed