oleh

Baliho Camat Bertuliskan Bekasi 2x Tambah Baik, Ketua KNPI Sukawangi Anggap Ini Penyalahgunaan Wewenang Sebagai ASN

Reportika.com||Kab Bekasi, Jawa Barat – Pemasangan baliho dilingkungan unit kerja Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi yang bergambarkan foto seorang Camat dengan tulisan 2x tambah baik serta hasanah barokah (HOBAH) menuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat karena dianggap menabrak aturan, salah satunya adalah Ketua KNPI Kecamatan Sukawangi.

Dalam hal ini, Andani selaku ketua KNPI Kecamatan Sukawangi mengatakan, selogan 2x tambah baik mengandung unsur politik, karena itu slogan pribadi Bupati, bukan slogan Daerah. Dalam RPJMD kabupaten Bekasi slogan yang ada adalah Bekasi Bersinar.

Baliho Camat Sukawangi yang bertuliskan Bekasi 2x Tambah Baik (Dok Reportika.com)

“Maksud camat itu apah, membuat baliho yang bertuliskan 2x tambah baik serta Hobah, politis banget. Sedangkan dalam prodak hukum Kabupaten Bekasi tidak ada slogan itu. Yang ada adalah Bekasi Bersinar.” ucap ketua KNPI Sukawangi pada saat di wawancarai awak media Reportika.

Ia juga menambahkan, camat adalah perpanjangan tangan dari Pemerintah Kabupaten/Kota serta seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mempunyai wewenang untuk visi dan misi.

“dalam pasal 126 ayat (1) Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, menentukan bahwa Kecamatan dibentuk diwilayah Kabupaten/Kota dengan peraturan Daerah (Perda) berpedoman pada peraturan pemerintah, yang selanjutnya
Pasal 126 ayat (2) menentukan bahwa Kecamatan dipimpin oleh Camat yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian wewenang Bupati atau Walikota untuk menangani sebagian
urusan otonomi daerah.”ungkapnya.

Dirinya juga menduga, pembuatan baliho memakai anggaran daerah dan adanya indikasi penyalahgunaan wewenang sebagai aparatur sipil negara.

“Kalo pake anggaran Daerah, ini masalah. Lagian dari pada pasang baliho yang tidak jelas mending anggarannya diperuntukan untuk penanganan covid 19,” pungkasnya.
(Red)

Komentar

News Feed