oleh

Asyiikk… Masa Pandemi, Ketua BPD Di Kabupaten Bekasi Punya Motor Baru

Reportika.com || Kabupaten Bekasi, Jabar – Pemerintah Republik Indonesia Baik ditingkat Pusat maupun Daerah masih belum menyatakan pandemi Covid-19 akan Berakhir, Pandemi Covid-19 di Kabupeten bekasi sendiri belum menunjukan akan berakhir dan malah bertambah semakin mengkhawatirkan, satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Sendiri menyatakan 80 Persen Wilayah Kabupaten Bekasi masuk dalam Zona merah.

Dalam upaya penangan Pandemi Covid-19 saat ini Pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, namun nyatanya belum ada hasil yang menunjukan terlihat maksimal dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Saat ini, Pandemi tidak hanya mengancam Kesehatan, Tapi juga Sektor ekonomi yang terancam terganggu dengan dibatasinya berbagai aktivitas masyarakat dikarenakan pemberlakuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Indonesia.

Ditengah berbagai kesulitan yang dialami baik oleh Pemerintah, Swasta, maupun Masyarakat tersebut, rupanya tidak sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bekasi, bagaimana tidak, saat Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, sampai tingat Desa tengah sibuk memberikan bantuan kepada masyarakat melalui Bansos/BLT-DD, para ketua BPD di KAbupaten Bekasi tengah menikmati Inventaris Sepeda Motor Matic Baru Merk Yamaha Nmax.

Hampir seluruh Desa di Kabupaten Bekasi, Membeli sepeda Motor Matic yang diperkirakan mencapai 30 Juta rupiah tersebut untuk Ketua BPD yang di anggarkan dari Dana Desa Tahun 2021 ini.

“Ya memang ada anggaran beli motor Nmax sekitar 30 juta buat Ketua BPD,” Ujar salahsatu Kepala Desa

Ketua Forum BPD Kabupaten Bekasi H. Karno saat dihubungi Reportika.com melalui Whatsapp membenarkan adanya pembelian sepeda motor untuk inventaris Ketua BPD di beberapa Desa.

“Ya memang ada bang, tapi itukan sudah ada perdesnya di Desa Masing-masing,” Ucap H. Karno

Ditanya soal Desa mana saja yang yang sudah melakukan pembelian motor untuk Inventaris BPD tersebut, H. Karno menyebut belum melakukan pendataan.

“Bisa jadi semua Desa, Bisa juga ngga bang, soalnya saya juga belum tau datanya paling akhir tahun baru bisa, tapi itu juga tergantung Desanya,” Tambahnya.

Ergat Bustomy Ketua Umum LSM Kompi menyayangkan hal yang dilakukan oleh Pemerintah Desa terkait pengadaan sepeda motor untuk para ketua BPD tersebut yang dibeli di masa pandemic, yang menurutnya seharusnya Pemerintah Desa Fokus dengan penanganan Covid-19, Bukan malah memanjakan para Ketua BPD dengan sepeda motor baru yang harganya puluhan juta tersebut.

“Miris sekali ya… Bekasi sampai saat ini, 21 Kecamatan Zona Merah, yang dua Kecamatan lagi Kuning, RSUD Penuh bahkan Kekurangan Tenaga Medis, Masyarakat Kesulitan Ekonomi akibat banyaknya aktivitas yang dikurangi dimasa Pandemi, Berbagai element, dari mulai Pemerintah, Swasta, Aparat TNI-Polri, Organisasi masyarakat, sibuk mengulurkan bantuan untuk penaganan Covid-19, yang satu ini malah minta Sepeda Motor Baru,” Tutur Ergat

“Saya sih gak masalah BPD mau di belikan motor atau mobil juga, tapi inikan momentnya kurang tepat, kesulitan Ekonomi jelas jadi ancaman baru kalo Pemerintah tidak serius menangani Pandemi ini, saya jadi bingung apa Urgensinya Sepeda motor untuk seorang Ketua BPD?? Saya rasa mereka Mobil pribadi juga punya. Bayangkan jika dana 30 juta untuk pembelian satu unit sepeda motor tersebut dibagikan untuk masyarakat melalui BLT-DD yang 300 ribu itu, 100 kepala keluarga bisa terbagi, bukan Cuma untuk satu orang yang secara kebutuhan tidak ada Urgensinya,” paparnya.

Ergat juga meminta kepada Kepala Dinas DPMD dan Bupati Kabupaten Bekasi untuk mengevaluasi hal tersebut, karena tidak sesuai dengan kondisi masa Pandemi seperti ini.

“Saya minta Kepala Dinas DPMD atau Bupati sekalian, Evaluasi donk program tidak bermutu seperti ini, yang jelas ini masih masa Pandemi, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan, disbanding harus membelikan sepeda motor hanya untuk dinikmati satu orang, dan di waktu yang salah,” Tutup Ergat

Red/Bem

<

Komentar

News Feed